Mengapa Chelsea Rekrut Kai Havertz?

Penandatangan Kontrak Kai Havertz (Foto: Chelsea FC)

Baru saja 15 jam lalu, Chelsea mengumumkan bahwa mereka telah menuntaskan transfer Kai Havertz dari Bayer Leverkusen. Diduga, transfer ini memakan biaya £70 juta. Angka yang sangat fantastis di tengah resesi ekonomi saat ini. Semakin fantastis karena Havertz adalah nama yang relatif masih kurang dikenal di kalangan penggemar bola di luar Jerman. Apalagi usia sang pemain masih berusia 21 tahun. Mengapa Chelsea begitu menginginkan Havertz?

Posisi penyerang kanan Chelsea lowong usai ditinggalkan Willian. Satu-satunya yang tersisa adalah Callum Hudson-Odoi. Winger berusia 19 tahun itu sebenarnya cukup apik jika diturunkan di posisi penyerang kanan, namun belum cukup apik jika Chelsea mengejar titel juara liga. Mereka butuh winger kanan dengan kualitas juara, dan itu ada dalam diri Havertz.

Meski berusia 21 tahun, Havertz sudah sangat matang sebagai pemain. Dari 47 pertandingan yang dimainkan musim lalu, Havertz mencetak 19 gol dan 8 assist. Padahal Havertz lebih banyak bermain di sayap kanan lapangan. Rataan penampilannya pun ciamik. Whoscored memberikan nilai 7,24 di Bundesliga sepanjang musim lalu.

Heatmap Havertz (Sumber: Sofascore)

Menurut data sofascore, akurasi umpan Havertz di wilayah pertahanan lawan mencapai 81% dan rataan 2 umpan kunci per laga. Namun jangan harapkan Havertz melakukan crossing karena rataannya hanya 0,2 per laga. Itu artinya, ia hanya melakukan crossing sekali saja tiap 5 laga. Tak heran, karena Havertz adalah pemain dengan kaki kiri yang lebih dominan.

Secara teknis, Havertz memang pemain yang sangat dibutuhkan Chelsea saat ini. Perpaduannya dengan Christian Pulisic di sayap akan Chelsea sangat menjanjikan. Mereka bisa membuat kedua sisi pertahanan lawan kerepotan.

Akan tetapi, ada satu hal yang harus jadi perhatian. Havertz tampaknya belum cukup matang untuk mengangkat prestasi Chelsea di Liga Champions. Whoscored hanya memberikan nilai rataan 6,42 dari lima pertandingan di Liga Champions musim lalu. Tanpa gol, tanpa assist, dan hanya 0,8 umpan kunci per laga. Bandingkan dengan Willian yang mencapai skor rataan 7,42 dari tujuh laga. Skor ini diperoleh dari satu gol, satu assist, 2,7 umpan kunci per laga, dan dua kali man of the match.

Meski demikian, masih ada ruang bagi Havertz untuk berkembang. Kita lihat saja bagaimana pembuktian Havertz musim depan.

Jangan lupa like halaman facebook atau follow akun twitter kami untuk mendapatkan update tulisan-tulisan terbaru khas footballmagz.id.

Satu tanggapan pada “Mengapa Chelsea Rekrut Kai Havertz?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas